Breaking News

FPI Akan Melakukan Demo di Candi Borobudur


BeritaDahsyat | Mabes Polri meyakinkan bahwa pihaknya tidak bakal menambahkan izin pada pihak yang bakal melakukan aksi solidaritas pada etnis Rohingya di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. 

Baca Juga :

Sebelumnya beredar kabar bahwa Front Pembela Islam (FPI) dan lebih dari satu ormas bakal melakukan aksi di web site purba saat tersebut. "Pada prinsipnya untuk lebih dari satu tempat spesifik kan tidak dibolehkan layaknya rumah sakit, lembaga pendidikan dan web site purba kala. Itu termasuk wajib mengajukan izin," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri 

Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (4/9/2017). Meski menolak, tapi Martinus mengungkap bahwa hingga saat ini belum tersedia pengajuan izin melakukan aksi berasal dari ormas kepada pihak kepolisian. "Jadi ini baru cuman Info yang kami menerima berasal dari rekan media, belum tersedia hingga surat permohonan (aksi)," kata Martinus. DOMINO 99

Martinus menyatakan bahwa pihaknya bakal menyaksikan permohonan izin demo tersebut dijalankan di kawasan Candi Borobudur atau tidak. Martinus menyatakan bahwa pengajuan izin demo mampu diajukan ke Polda setempat atau Mabes Polri sesuai bersama tempat yurisdiksi aktivitas aksi.

"Kalau dia lintas provinsi tentu ke Mabes Polri kalo lokal cukup ke Polda Jawa Tengah, tapi hanya tersedia orang sekitaran Magelang ya silakan Polres Magelang," ungkap Martinus.' Seperti diketahui, peraturan yang menyesuaikan unjuk rasa di tempat vital, termasuk web site purba saat layaknya Candi Borobudur, adalah Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 dan Keputusan Kapolri Nomor 7 Tahun 2012 berkenaan Teknis Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Dalam peraturan peraturan tersebut menyatakan bahwa unjuk rasa di objek berarti wajib dijalankan paling dekat 500 meter berasal dari lokasi. Rencana aksi unjuk rasa termasuk wajib disampaikan kepada polisi, tak hanya lisan, tapi termasuk tertulis.

No comments