Breaking News

Dengan Modal 100rb, Dua Jambret Di Bebaskan


BeritaDahsyat | Dua orang residivis jambret TP (28) dan RS (34), bisa terlepas dari jeratan polisi cuma bermodalkan Rp 100 ribu.

Baca Juga :

Dengan nominal segitu juga, bandit jalanan dan terhitung mempunyai keluarga dekat mirip polisi ini, tidak dilaporkan LM (19). Informasi dihimpun Jurnalsumut.com, Jumat (29/9), pemberi duwit Rp 100 ribu tetap keluarga dari pelaku dengan transaksi di Mapolsek Siantar Timur, tempat pelaku diamankan usai ditangkap.

Sementara LM, ditemui di tempat kerjanya di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, tidak menyangkal dukungan duwit tersebut.

“Dikasih keluarganya saya Rp 100 ribu,” ucap LM, mengaku trauma dan rasa kuatir belum lenyap dari ingatannya. Menanggapi tindakan polisi yang melepas pelaku jambret dengan iming-iming Rp 100 ribu, warga pun memberi komentar miring. AGEN BANDARQ

Bastian Turnip tidak benar satu Mahasiswa Nomensen, masyarakat Jalan Sang Naualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, mengaku amat kecewa dengan tindakan polisi.

“Bagaimana jambret tidak tambah merajalela dan tambah marak di kota Siantar ini. Sudah ditangkap dan terbukti bersalah, tambah dibebaskan. Seharusnya dihukum sehingga tersedia dampak jeranya,” katanya.

Ditambah ulang soal lepasnya pelaku jambret yang disebabkan oleh polisi sendiri, Bastian menghendaki kepada Kapolres Siantar harus melaksanakan tindakan kepada anggotanya, sebab menurut Bastian, anggotanya sudah bermain-main dalam pemberantasan pelaku jambret di Siantar.

“Padahal Kemarin Kapolres sudah menghimbau pelaku jambret tembak di tempat. Lalu mengapa anggotanya tidak mengacuhkan anjuran itu, tambah melepas pelakunya, dengan alasan sudah berdamai. Peraturan dari mana yang digunakan polisi, sehingga melepas pelaku jambret, tamba maraklah aksi jambret di kota ini,” beber Bastian. AGEN BANDARQ

Tak dipungkiri, kata dia, dengan dilepaskannya penjambret yang sudah ditangkap selanjutnya bakal membawa dampak masyarakat tambah larut dalam ketakutan.

“Jadi Membuat Masyarakat Siantar pun tambah merasa was was dan ketakutan,” lanjut dia. Sementara Kapolsek Siantar Timur, Iptu Elman Tampubolon, dikonfirmasi berkenaan penangkapan jambret dan melepaskannya, tidak menjawab mirip sekali melalui selularnya.

Sebelumnya diketahui dua orang berinisial TP (28) dan RS (34) ditangkap sehabis melaksanakan aksi jambret di Jalan Sangnawaluh, Lorong 3, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (27/9) sekira pukul 21.30 WIB. Mereka menjambret HP milik korban LM yang merupakan seorang penjual paket internet.

Diketahui, pria penjambret TP baru 2 minggu bebas dari penjara. Di Polsek Siantar Timur, dia mengaku sebagai keponakan Iptu L sinaga, Kanit Polsek Siantar Timur. Seorang ulang pelaku, RS terhitung baru 6 bulan bebas dari penjara. AGEN BANDARQ

Kemudian kedua pelaku jambret selanjutnya tidak ditahan, apalagi mereka berdua bebas. 

No comments