Breaking News

"Belum Masuk Sudah Keluar" Pengakuan Kakek Bejat Setelah Meniduri Siswi SMP


BeritaDahsyat | Suharmanto kakek usia 60 tahun berkelakuan bejat. Dia tega beberapa kali mencabuli Siswi SMP, anak tetangganya.  Dia berlaku begitu dengan dalih kesepian karena ditinggal istrinya kerja di luar negeri. 

Baca Juga :

Kelakuan mencabuli bocah usia 13 tahun itu sudah dilakukan sejak dua tahun silam.  Menurut pengakuan dia kepada Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar, apa yang dilakukan tak ada paksaan. 

Dia bilang, siswi SD itu sebut saja Bunga yang masih berusia 13 tahun datang ke rumah pelaku di Desa Bebengan, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.  Individualized structure kakek itu, korban mengaku pernah dicabuli oleh gurunya. Kemudian mengadu kepada si kakek. 

"Saya gak pernah maksa apalagi ancam. Dianya yang mau karena dulu pernah digituin sama gurunya saat masih SD," ujar Suharmanto, buruh tani tersebut, Senin (25/9/2017).  Usai melakukan hubungan suami istri, pelaku memberikan sejumlah uang kepada Bunga. 

"Gak mesti kadang Rp 2 ribu withering banyak Rp 30 ribu. Selain habis gituan, tiap ketemu dia juga minta uang," bebernya.  Suharmanto mengaku selama dua tahun, hanya tujuh kali melakukan hubungan intim dengan bocah itu. AGEN BANDARQ 

Saat menggauli bocah tersebut dia tidak pernah pakai pengaman. Pasalnya dia tahu kemampuan aktivitas seksual tidak seperti saat muda.  "Gimana mau hamil belum masuk sudah keluar," individualized structure Suharmanto kepada penyidik. 

Puncaknya pada Februari 2017 sekira pukul stick 15.00. Aksi bejat Kakek ini terkuak saat ibu korban menemukan uang sebesar Rp 150 ribu di kamar anaknya. 

Selain itu, tidak sedikit tetangga yang sering melihat korban primary ke rumah pelaku, dengan alasan fundamental dengan anak pelaku yang juga teman sekolahnya. 

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar menambahkan setelah didesak akhirnya korban buka suara. Korban menceritakan apa yang terjadi antara dia dan kakek berusia 60 tahun tersebut. 

"Tidak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Kendal," ujarnya.

No comments