Kejam, Dijanjikan Pekerjaan, Model Inggris Ini Dibius, Dimasukkan ke Koper, dan Dilelang


BeritaDahsyat | Seorang tipe asal Inggris dibius dan diculik di Milan, Italia, untuk dijual didalam sebuah lelang online. 

Hal ini diungkapkan polisi Italia sebagaimana dikutip dari BBC Indonesia, Minggu (6/8/2017).Perempuan berusia 20 tahun itu mampir ke kota Milan 10 Juli selanjutnya untuk ambil bagian didalam sebuah pemotretan yang diatur melalui agennya. Namun, ia jadi diculik dan disekap selama enam hari. AGEN BANDARQ

Warga Polandia, Lukasz Herba (30), yang tinggal di Inggris, udah ditangkap atas tuduhan penculikan tersebut, kata polisi.Kementerian Luar Negeri mengatakan, pihaknya menambahkan dukungan konsuler kepada seorang wanita Inggris yang belum disebutkan namanya tersebut. BANDARQ

Sehari setelah tiba di Milan, sang korban mampir ke sebuah apartemen untuk laksanakan pemotretan namun di apartemen itu dia di serang dua orang, terang polisi.Menurut polisi, perempuan itu dibius, diborgol dan dimasukkan ke didalam kopor. Selanjutnya, kopor itu di letakkan di didalam bagasi mobil dan dibawa ke sebuah tempat tinggal terpencil di Borgial, barat laut Torino.

Jaksa Italia, Paolo Storari, mengatakan, "Korban dicekoki bersama dengan zat ketamin, selanjutnya dia dimasukkan didalam sebuah kopor dan dibawa berjam-jam di didalam bagasi mobil,"."Bayangkan apa yang bisa berlangsung andai dia menderita asma," ujarnya. BANDAR DOMINO

Ia sesudah itu diborgol ke sebuah lemari di kamar tidur selama enam hari sampai dia dilepas dan dibawa ke konsulat Inggris di Milan, menurut polisi.Penyidik mengatakan, mereka menemukan bukti bahwa para penculik udah beberapa kali terhubung lelang online untuk tawarkan anak-anak perempuan yang diculik. DOMINO99

Dalam lelang online itu, pada lain dideskripsikan ciri-ciri para gadis itu secara fisik dan dicantumkan harga pembuka.Para penculik gunakan account terenkripsi untuk meminta duwit kepada agen tipe tersebut seharga £230.000 (Rp 4 miliar) kalau ingin lelang gadis itu dihentikan. DOMINO KIUKIU

Penculik mengklaim sebagai grup "Black Death Group", sebuah organisasi yang beroperasi di jaringan gelap internet untuk perdagangan ilegal, kata polisi. AGEN DOMINO

Korban menyatakan kepada polisi, para penculik mengambil keputusan membebaskannya dikarenakan sebelumnya, grup tersebut tidak memahami bahwa korban punya seorang anak kecil dan mereka tidak berkenan mengatasi para ibu yang punya anak, jadi jaksa. KIU KIU

Investigasi pada persoalan tersebut sedang ditunaikan pihak berwenang di Italia, Polandia, dan Inggris.Penculik ditangkap polisi waktu ia mendampingi tipe korban mereka ke Konsulat Inggris di Milan, menurut Daily Telegraph. (BBC Indonesia)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.