Inspiratif! Dari BH, Agung Prasetyo jadi miliarder


Beritadahsyat | Gara-gara kata ‘jualan kutang’, Agung Prasetyo kini jadi seorang pengusaha sukses. Bisnis jualan kutang lebih dikenal dengan Breast Holder (BH), dia awali sejak berhenti bekerja sebagai kondektur bis kota. AGEN BANDARQ

Kisah suksesnya berawal saat Agung, demikian sapaan akrabnya, menaksir seorang gadis cantik. Ia pun bertekat untuk melamar wanita pujaan hatinya itu. Sayangnya, waktu itu orang tua angkat si gadis tak setuju lantaran Agung hanya seorang kondektur berpenghasilan pas-pasan.

Karena niat yang kuat, Agung tak kehabisan akal. Ia lalu menemui orangtua kandung si gadis dan direstui. DOMINO99

Setelah menikahi wanita pujaan, Agung yang sudah berdamai dengan orangtua angkat istrinya kemudian berbicara empat mata. Iseng-iseng Agung bertanya pada orangtua angkat istrinya.

“Pak lebih baik bisnis apa ya?” tanya Agung.

Entah serius atau bercanda, pria yang notabene ayah angkat istrinya lalu bicara ‘nyeletuk’.

“Jualan kutang,” sahut si mertua. DOMINO KIUKIU

Mendapat jawaban demikian Agung langsung berpikir keras. Esoknya, ia pun memulai usaha yang disarankan mertuanya.

Agung mulai berkeliling dari rumah ke rumah sambil membawa BH sekeranjang besar. Siapa sangka, BH menjadi jalan bagi Agung Prasetyo meraih gelimangnya harta membuatnya kaya raya. Lambat laun, ia berhasil membeli rumah toko (ruko) dari hasil jualannya. BANDAR DOMINO

Hingga kini ia jadi juragan BH dengan 135 karyawan dan omzet bulanan capai Rp 7 miliar. Kisah Agung pun bertebaran di media online bagaimana awal mula ia merintis usahanya.

Meski cerita asli tersebut telah beredar, saat ini kembali muncul cerita yang tak kalah menggelitik.

Berikut kisahnya yang sudah diterjemahkan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia:

“Wali Kotang” (Plesetan dari wali kota, kotang adalah BH dalam Bahasa Jawa) BANDARQ

Nama aslinya Agung Prasetyo tapi lebih dikenal Agung BH se Kota Solo khusus di Pasar Klewer pasti kenal bos pakaian dalam yang memiliki produksi dan toko grosir BH yang paling terkenal. Karyawannya lebih dari 130 orang dengan omzet sebulan sampai Rp 7 miliaran dar 16 toko BH-nya.

Siapa mengira bos BH itu dulu kondektur bis, lamanya 11 tahun dan hampir semua bis dikondekturi oleh Agung seperti, Mulyo Indah, Katya Jaya, Sumber Kencono, Mandal, Langsung Jaya, Panorama Indah dan Jaya Utama. KIU KIU

Trus kenapa kok banting setir menekuni bisnis BH. Ceritanya begini saat merenungu nasibnya jadi kondektur berangkay pagi pulang malam badan sakit, pikirnya jadi kondektur bis itu: “kalau makan seperti ratu, kalau tidur seperti asu-anjing” kalau makan pasti bergizi enak-enak red: biasanya kondektur dan sopir mendapat bonus makan gratis dari restoran ketika bus mereka membawa penumpang ke restoran tersebut. Namun kalau tidur tak karuan tempatnya seperti anjing.

Saat melamun, lihat jemuran tak karuan yang paling banyak kok BH dan celana dalam, ‘sadar’ tiba-tiba sampai rumah lalu tanya istrinya: “Bu, perempuan itu sehari ganti BH berapa kali kok banyak jemurannya isinya BH dan celana dalam.” Pastinya sang istri tercengang kesurupan atau bagaimana ini suaminya kok tiba-tiba tanya BH sama celana dalam. Namun dari snag istri Agung dapat informasi kalau paling tidak sehari perempuan ganti BH dan celana dalam dua kali. AGEN TERPERCAYA

Otak Agung ‘berputar’ berpikir dapat peluang usaha baru, kalau sehari dua hari ganti BH paling tidak seminggu ada 14 pasang setiap wanita harus memiliki BH satu rumah memiliki saudara perempuan 3 berarti 14×3 la kalau satu RT, satu desa, satu kecamatan trus butuh BH berapa?

Setelah itu Agung BH banting setir tepat 11 tahun dari awak bis tahun 2009 berhenti lalu ingin bisnis BH saja. Simpanan sapi miliknya dijual buat modal kulakan BH di Tanah Abang lalu ditawarkan keliling di Solo, Wonogiri, Sukoharjo dan Klewer. Awalnya yang jatuh bangun berani tahan malu lantaran seorang pria nenteng BH sampai mana-mana dan enggak dimasukkan tempat. Itu bisa saja sedang marah dengan istrinya lalu BH dibawa minggat lalu dijual di jalan-jalan.

Tapi sekarang terbukti tirakatnya menghasilkan, ia sekarang memiliki 16 toko dan industri BH juga celana dalam gunakan merek sendiri. Oleh para langganannya yang tersebar se Indonesia sampai mancanegara Agung BH diangkat jadi ‘Wali Kotang’ – red: wali adalah wakil, kotang adalah BH, menjadi wali bagi para pengusaha BH seluruh Indonesia.

Makanya jangan mencela kalau ada orang nyentrik – aneh mungkin saja kelak menginspirasi. Berani ubah nasib memang harus berani aneh, berani gila. Lha kamu berani laku seperti Agung BH nggak kalau ingin sukses seperti dirinya? (sumber: merdeka.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.