Breaking News

Doyan intip pembantu, ustadz mata keranjang ini terancam menjadi duda kere


BeritaDahsyat | Meski telah berupaya hati-hati, sekali pas tepat dia ngintip pembantu rubah baju, ketahuan oleh istrinya.Karena menjadi ustadz, Harun (50) tahu betul apa itu bermakna zina mata. Namun di tempat tinggal dia justru puas mengintip pembantunya rubah baju. Istrinya pun marah, supaya digugat cerai di Pengadilan Agama Surabaya. Selama ini Harun numpang di tempat tinggal mertua. Maka terkecuali cerai, ustadz malang ini akan miskin dadakan. AGEN BANDARQ

Guru agama yang bukan standing PNS, kebanyakan hanya terima honor kecil, dikarenakan baginya yang mutlak PGA (Pokoknya Gaji Akherat). Maka banyak yang di luar mengajar merangkap pula menjadi pendakwah. 

Pendakwah terkecuali kelasnya Aa Gym atau ustadz Solmed, sekali ceramah honornya berjut-jut. Tapi yang kelas mushola atau mesjid kampung, kebanyakan hanya memadai untuk keperluan sehari-hari, dikarenakan istilahnya: hanya duit bensin. DOMINO99

Harun yang tinggal di Surabaya, sepanjang ini menjadi guru agama di sekolah swasta. Honornya kecil. Untung dia punyai keahlian menjadi pendakwah, supaya sering diundang berikan ceramah maulid, Isra Mikraj, atau pas halal bihalal antar warga.

Dengan demikianlah honornya tak seberapa. Jauh sekali andaikata dibandingkan dengan ustadz-ustadz di layar kaca. Beruntung Harun ini menjadi mantunya orang kaya, anak tunggal pula. Selama ini dia tinggal di tempat tinggal Mertua Permai yang bebas cicilan, di Mulyorejo, Surabaya.

Rumah itu tergolong mewah, supaya andaikata dilego nilainya tak kurang dari Rp 10 miliar. Jika mertua tiada, niscaya harta itu akan menjadi punya gono-gini Farida-Harun. Boleh dikata, penghasilan Harun sebagai guru agama dan pendakwah untuk seneng-seneng saja. DOMINO KIUKIU

Tapi sebagai ustadz, rupanya Harun tak pintar bersyukur di muka bumi. Dulu dia ngekos di tempat tinggal Farida, 40. Terus diambil menantu sekalian, eh tetap terhitung macem-macem. Apa itu macem-macem Harun?

Karena jenuh terhadap istrinya yang menjadi menua, dia-diam dia puas mencari penyegar mata. Bukan mengfungsikan borwater, melainkan….. dikala pembantu rumahtangganya tengah rubah baju, sering diintipnya. Padahal sebagai pendakwah, pasti tahu bahwa itu bagian dari zina mata.

Pembantu yang bernama Mintul ini sebenarnya memadai cantik, bodinya seksi pula. Maka barangkali Harun ini terbius oleh iklan, supaya mengidamkan memandang sang pembantu itu apa seindah wujud aslinya. Padahal hasilnya dikala mengintip, Harun justru tersiksa sendiri. Ibarat kata: bisa nggambang ora bisa nyuling, bisa nyawang gak bisa nangkring! KIUKIU

Harun sebenarnya terlalu hati-hati, dikarenakan tahu akan resikonya andaikata mengidamkan pula “nangkring” dengan Mintul. Tapi celaka tiga belas, meski telah berupaya hati-hati, sekali pas tepat dia ngintip pembantu rubah baju, ketahuan oleh istrinya.

Langsung oknum ustadz itu ditarik kupingnya, dan Harun pun ampun-ampun minta maaf. “Pembantu saja anda intip, bagaimana artis sinetron seribu episode. Ndeso…..!” maki Farida. BANDARQ

Tapi persoalan tak selesai di situ. Farida yang kecewa akan ulah suami, segera mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Surabaya. Dalam sidang Harun mengaku heran, soal begituan saja kok dijadikan alasan menggugat cerai. BANDAR DOMINO

Cuma mengintip saja apa ruginya bagi istri? Tapi Farida bergeming. Maka terkecuali putusan cerai jatuh, Harun akan menjadi duda miskin, dikarenakan tak bisa lagi menikmati harta mertua yang Rp 10 miliar lebih itu. (sumber: poskotanews.com)


No comments