Breaking News

Kisah Tragis Satu Keluarga Tewas di Tangan Orang Dekat


RaksasaPoker | Syahdat Saragih, warga Pasar 1, Gang Tengah, Mabar, Kota Medan, Sumatera Utara terkejut melihat rumah tetangganya, Rianto tiba-tiba penuh darah. Rianto dan keluarganya, yang terdiri dari istri, dua anak dan mertua ditemukan telah tewas di rumah tersebut.

Jenazah lima orang yang ditemukan Syahdat, merupakan korban pembunuhan keji yang belakangan diketahui dilakukan oleh dua pria berinisial AS dan R.

Syahdat sendiri merupakan salah satu orang pertama yang menemukan jenazah tetangganya itu.

Dia diberi tahu oleh tetangga lainnya bernama Suharman yang curiga terhadap kondisi rumah korban. Saat itu, tak satu orang pun dari anggota keluarga Rianto yang keluar rumah sejak pukul 09.00 WIB.

Kecurigaan menguat saat lampu dalam rumah masih hidup, meski hari sudah terang. POKER

Syahdat kemudian memanggil dan menggedor pintu rumah yang terkunci. Tidak juga mendapat jawaban. Mereka kemudian mendobrak pintu bagian samping rumah. Betapa terkejutnya, Syahdat dan warga lainnya menemukan jenazah Rianto bersimbah darah tepat di dekat kamar mandi.

"Terkejut kami, jenazahnya sudah tergelatak di dekat kamar mandi, kami langsung heboh dan panik," kata Syahdat, Senin, 10 April 2017.


Tidak jauh dari jenazah Rianto, warga menemukan jenazah mertua Rianto, Marni berada dekat dapur rumah dengan kondisi juga dipenuhi lumuran darah. Penasaran, Syahdat bersama warga lainnya kembali mengecek isi rumah.

Saat dilihat pada bagian dalam kamar, warga menemukan Yani, istri Rianto, dan anak-anaknya, yaitu Naya dan Gilang, juga dalam kondisi meregang nyawa. Sementara satu anak lainnya, Kirana, ditemukan di atas tempat tidur dalam kondisi kritis dengan lebam bagian mata.

"Kalau yang namanya Gilang itu ditemukan di bawah tempat tidur," ucap dia.DOMINO

Mendapati peristiwa dugaan pembunuhan tersebut, Syahdat dan warga lainnya langsung menghubungi pihak kepolisian.

Seluruh jenazah korban pembunuhan kemudian dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Jalan Kawat VII, Gang Wakaf, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara‎, setelah Salat Zuhur pada Senin, 10 April 2017.

Sementara, Putri bungsu Rianto dan Yani yang berusia empat tahun, yaitu Kirana masih kritis. Ia sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Medika, Jalan KL Yos Sudarso, Tanjung Mulia. Kini dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.Baca Kelanjutannya DISINI


No comments